{"id":395,"date":"2019-03-05T22:16:15","date_gmt":"2019-03-05T15:16:15","guid":{"rendered":"http:\/\/altamira.id\/blog\/?p=395"},"modified":"2021-07-03T23:49:11","modified_gmt":"2021-07-03T16:49:11","slug":"another-adore-singapore","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/altamira.id\/blog\/another-adore-singapore\/","title":{"rendered":"Another Adore Singapore"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Hello again, dear Readers!! And hello again<\/em>, Singapore \ud83d\ude00<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yeaaahh&#8230;. Gue pergi ke Singapura lagi minggu lalu barengan sama Utari, Hanum dan Bintang. Perjalanan kami ke Singapura sudah kami rencanakan sejak Desember 2018. Dan karena kami mencari <em>short gateway<\/em> ajaa, maka Singapura adalah pilihan yang tepat. Deket, budayanya hampir sama dengan kita, gak pake visa, dan yang pasti terjangkau yaaa, gak perlu nabung ratusan purnama dulu. Setelah sepakat sama Singapura, saatnya mempersiapkan perjalanan ini.<\/p>\n<div id=\"attachment_408\" style=\"width: 1290px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-408\" class=\"wp-image-408 size-full\" src=\"http:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/2019-03-05.jpg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/2019-03-05.jpg 1280w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/2019-03-05-300x169.jpg 300w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/2019-03-05-768x432.jpg 768w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/2019-03-05-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/2019-03-05-1140x641.jpg 1140w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><p id=\"caption-attachment-408\" class=\"wp-caption-text\">Besties!!<\/p><\/div>\n<p><strong>Hunting Tiket Pesawat dan Penginapan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum memutuskan mau naik pesawat apa dan nginep di mana, tentu saja kami harus menentukan dulu tanggal keberangkatan. Tidak mudah yaaa.. Maklum aja, 2019 baru mulai kami udah mau plesir wakakkakkakaka&#8230; <em>After listing our priority, we took 23-24 February 2019 as our date<\/em>. Hhhmm.. <em>actually only for me and<\/em> Utari. <em>Because<\/em> Bintang <em>and<\/em> Hanum <em>decided to extended their stay one day longer<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tanggal sudah disepakati, maka inilah saatnya kami berburu tiket pesawat dan pesan hotel. <em>Well<\/em>, semenjak banyak bermunculan OTA alias <em>online travel agent, booking<\/em> tiket pesawat dan hotel rasanya bukan jadi hal yang sulit lagi ya kalo mau plesir. Istilah kata nih yaaa, sambil tiduran juga lo bisa tuh <em>booking<\/em> hotel sama tiket pesawat.. Aaaaawwww&#8230;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akhirnya, tiket pesawat kami percayakan pada tiket.com (<em>the power of promo code<\/em> yaa&#8230;). Sementara itu, kami pilih Traveloka untuk <em>booking<\/em> hotelnya. Untuk penerbangan kami memilih menggunakan Air Asia seharga Rp1.585.000 (PP). Sementara itu, untuk penginapan kami memilih 5footway.inn Hostel. Hostel yaaa bukan hotel&#8230; Bentuknya seperti <em>dorm<\/em>, dengan 4 <em>bed<\/em> di 1 kamar (<em>bed<\/em>-nya bertingkat yaa..).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah tiket pesawat dan <em>itinerary<\/em> hostel sudah di tangan, rasanya tak sabar ingin segera melancong yaaaa&#8230;. Super duper <em>excited<\/em>&#8230;..<\/p>\n<p><strong>Tuker Duit di Mana?<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal penting lainnya yang harus dipersiapkan kalau mau ke luar negeri adalah nuker duit. Biasanya sekitar 2 minggu sebelum keberangkatan, mulai deh ceki-ceki kurs mata uang tujuan kita. Kalau pas lagi dalam harga termurah langsung tuker.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gue, kebetulan bukan orang yang segitu \u2018ribet\u2019nya sama nuker duit. Gak bakal ada di kamus gue yang namanya mantengin kurs tiap hari. Gue cukup akan liat sekali dua kali, hanya untuk memastikan pergeseran perbedaan harganya aja. Pun gue gak akan sengoyo itu buat cari <em>money changer<\/em> \u2018termurah\u2019. Iya dong, beda 500-1.000 kalo gue mesti ngongkos ke <em>money changer<\/em>, ya gak bikin jadi lebih murah juga kan? <em>So<\/em>, gue memutuskan untuk pesan aja SGD di kantor cabang Bank Mandiri kantor gue. Saat itu, gue dapet kurs 1 SGD = Rp 10.570 dan dapet 142 SGD untuk Rp 1.500.940. Di dekat hari keberangkatan, gue tuker lagi 25 SGD via Utari dengan kurs Rp 10.480 (atau sekitar Rp 262.000). <em>Well<\/em>, total SGD gue ada 167 SGD. Siap foya-foya lah yaauuww hahahhahahhaa&#8230;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk perkara tukar uang ini, pastikan <em>money changer<\/em> tujuan kalian adalah <em>money changer<\/em> terpercaya yaa.. Terus kalau memungkinkan, minta pecahan kecil juga yaa&#8230;<\/p>\n<p><strong>Sedia <em>Wifi Portable<\/em> Sebelum Berangkat<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikutnya yang harus disiapkan tentu saja koneksi internet. Kita akan sangat membutuhkan koneksi internet yang lancar di negara tujuan kita untuk tetap terhubung dengan keluarga, buka <em>google maps<\/em>, dan sebagai kaum milenial pastinya untuk <em>posting<\/em> instagram dong (ashiyaaapp&#8230;).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sepengetahuan gue, beberapa <em>provider<\/em> menyediakan layanan paket data untuk di luar negeri. Mekanismenya berbeda-beda. Bisa langsung aktivasi via aplikasi, beli di penyedia layanan paket data, hingga datang langsung ke <em>customer service<\/em>-nya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kami, memutuskan untuk menyewa <em>wifi portable<\/em> Iziroam. Sebenernya, di masa kini, di masa bahwa kebutuhan akan akses internet jauh lebih besar dari kebutuhan pulsa telpon, banyak sekali pilihan penyewaan <em>wifi portable<\/em>. Sejujurnya gue gak punya pengalaman terkait <em>wifi portable<\/em> ini. Gue ngikut aja sama temen-temen gue. Hanum-lah yang menyewakan <em>wifi portable<\/em>-nya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Harga sewa Iziroam Rp50.000\/hari (beda negara beda harga ya gaes..). Karena kami sewa untuk 3 hari, maka harga sewanya jadi Rp150.000+Rp500.000 (uang jaminan yang akan dikembalikan setelah kita kembalikan perangkatnya)+Rp15.000 (biaya admin)=Rp 665.000. Penggunaan Iziroam <em>unlimited<\/em> hingga 5 <em>device<\/em> dengan jarak jangkau hingga sekitar 20 meter.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk perangkatnya sendiri, diambil langsung (dan dikembalikan lagi) di Alfaexpress Bandara Terminal 2 atau Terminal 3 (tergantung nanti kalian di-email untuk ambil di terminal mana ya..) Keberangkatan dengan menunjukkan <em>passcode<\/em> yang dikirim melalui <em>email<\/em>. Iziroam tersedia 24 jam di Alfaexpress. <em>Simple<\/em> banget sik gaesss&#8230;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun di beberapa hari sebelum keberangkatan, Pak Suami membeli paket data luar negeri untuk <em>provider<\/em> gue yaitu XL namanya XL Pass 3 hari. Belinya juga gampang, via Traveloka. Otomatis aktif begitu sampai di Singapura. Harga paket datanya lumayan sik Rp150.000\/3 hari. Jadi, internet gue mumpuni banget di sana. Selain dari Iziroam, gue punya <em>back up<\/em> dari XL. Sinyalnya kuat banget, bisa untuk <em>tethering<\/em> juga. Untuk kebutuhan internet di luar negeri, kalian bisa sesuaikan yaa, apakah mau menyewa <em>wifi portable<\/em> atau beli paket data luar negeri dari <em>provider<\/em> kalian. Yang penting, jangan sampai kebutuhan <em>posting<\/em> foto jadi terhambat hanya karena akses internet kalian terbatas (siyap bosque!).<\/p>\n<p><strong>2D1N Singapore <em>Itinerary<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biar pun gue cuma 2 hari di sana, <em>itinerary<\/em> tetep perlu dongs&#8230; Gue lampirkan <em>itinerary<\/em> gue ya. Untuk hari ke-2, sebenernya kami di hostel sampai jam 11.00. Langsung <em>check out<\/em> dan makan siang di Nando\u2019s. Tapi yang gue <em>post<\/em> di sini, <em>itinerary<\/em> awal ya. Di hari kedua kami terlalu mager untuk jalan pagi-pagi. Bangun pun pada siang. Belom rebutan kamar mandi hahahahaha&#8230; <em>So<\/em>, kami <em>pass<\/em> di jam 08.00-11.00, <em>check out<\/em> langsung menuju Nando\u2019s. Sementara untuk yang hari 1, semuanya sesuai dengan yang kami lakukan.<\/p>\n<p>Day 1<\/p>\n<table width=\"708\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"141\"><strong>TIME<\/strong><\/td>\n<td width=\"567\"><strong>DETAILS<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"141\">07.00 \u2013 10.00<\/td>\n<td width=\"567\">Flight to Singapore with Air Asia QZ 262<\/p>\n<p>T2 (Soekarno-Hatta Int\u2019l Airport) to T4 (Changi Int\u2019l Airport)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"141\">10.00 \u2013 14.00<\/td>\n<td width=\"567\">Go to Ion Mall, dropping our bag at Self Service Locker (Level 6)<\/p>\n<p>Having lunch at The Foodhall<\/p>\n<p>I am having Nyonya Laksa with Jumbo Prawn cost SGD 11.90 and Papaya Milk for SGD 3.20<\/p>\n<p>Some tenants available: Sephora, H&amp;M, Kipling, La Senza, Cotton On, and more<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"141\">14.00 \u2013 16.00<\/td>\n<td width=\"567\">Hoping to Mustafa Shopping Center<\/p>\n<p>You can buy anything here<\/p>\n<p>I bought some snacks: Ovomaltine biscuit (SGD 5.40), Hershey Chocolate Caramel Classic Bag (SGD 2.90), Kit Kat Bar Dark Chocolate (SGD 5.40), Kit Kat Bites (SGD 2.50), and Matcha Powder (SGD 7.00)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"141\">16.00 \u2013 18.00<\/td>\n<td width=\"567\">Go to 5footway.inn and have some relax before night seeing<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"141\">18.00 \u2013 19.00<\/td>\n<td width=\"567\">Dinner at restaurant nearly hostel (forgot the name)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"141\">19.00 till drop<\/td>\n<td width=\"567\">Go to Merlion to see Spectra Show at 08.00<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Day 2<\/p>\n<table width=\"708\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"141\"><strong>TIME<\/strong><\/td>\n<td width=\"567\"><strong>DETAILS<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"141\">06.00 \u2013 08.00<\/td>\n<td width=\"567\">Breakfast<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"141\">08.00 \u2013 11.00<\/td>\n<td width=\"567\">Explore Chinatown and National Museum of Singapore<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"141\">11.00 \u2013 13.00<\/td>\n<td width=\"567\">Lunch at Nando\u2019s (located in Plaza Singapura)<\/p>\n<p>I ordered \u00bc chicken with 1 side (spicy rice) + bottomless softdrink = SGD 12.90 (exclude tax)<\/p>\n<p>Nando\u2019s is extremely delicious<\/p>\n<p>Don\u2019t forget to buy Irvin Fish Skin Salted Egg SGD 8 (small) or SGD 16 (large)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"141\">13.00 \u2013 14.00<\/td>\n<td width=\"567\">Go to Changi Airport<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"141\">14.00 \u2013 17.00<\/td>\n<td width=\"567\">Snacking and walking around T4<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"141\">17.55 \u2013 18.40<\/td>\n<td width=\"567\">Fly back to Jakarta with Air Asia QZ 267<\/p>\n<p>T4 (Changi Int\u2019l Airport) to T2 (Soekarno-Hatta Int\u2019l Airport)<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div id=\"attachment_402\" style=\"width: 730px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-402\" class=\"wp-image-402 size-full\" src=\"http:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6825-Small.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6825-Small.jpg 720w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6825-Small-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><p id=\"caption-attachment-402\" class=\"wp-caption-text\">Makan siang hari pertama, The Foodhall Ion Mall, Nyonya Laksa Jumbo Prawn SGD 11.90<\/p><\/div>\n<div id=\"attachment_400\" style=\"width: 730px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-400\" class=\"wp-image-400 size-full\" src=\"http:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6967-Small.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6967-Small.jpg 720w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6967-Small-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><p id=\"caption-attachment-400\" class=\"wp-caption-text\">Makan siang hari kedua, Nando&#8217;s Plaza Singapura, Extra Hot 1\/4 Chicken with Spicy Rice, SGD 12.90 (exclude tax)<\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oiyaa, ada sebuah info yang mungkin berguna yaa.. Jadiii, Ion Mall punya tempat penitipan tas di lantai 6. Kalau dari bandara mau langsung jalan-jalan di sekitar Orchard, bisa banget tuh nitip tas\/koper di situ. Lokernya gede. Kami aja ber-4 bisa pakai 1 loker saja. Isinya 2 koper kabin, 1 backpack, dan 1 tas selempang. <em>Self service<\/em> ya gaessss&#8230; Harga sewanya SGD 1 (harus pakai koin SGD 1 yang baru, yang lama gak bisa) per sekali ngunci. Kejadian di kami, ketika loker sudah kami kunci, eehh Iziroam-nya ketinggalan. Buka loker lagi dongs, nah pas ngunci harus masukin SGD 1 lagi hikshiks&#8230;Jadi kami kena SGD 2 hahahahahahhaha&#8230;. Tapi yaa, loker ini sangat membantu loh..<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-423 size-full\" src=\"http:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6837-Small.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6837-Small.jpg 720w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6837-Small-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-424 size-full\" src=\"http:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6842-Small.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6842-Small.jpg 720w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6842-Small-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-422 size-full\" src=\"http:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6831-Small.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6831-Small.jpg 720w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6831-Small-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/p>\n<div id=\"attachment_409\" style=\"width: 730px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-409\" class=\"wp-image-409 size-full\" src=\"http:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6929-Small.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6929-Small.jpg 720w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6929-Small-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><p id=\"caption-attachment-409\" class=\"wp-caption-text\">Gaul malam<\/p><\/div>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-410 size-full\" src=\"http:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6956-Small.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6956-Small.jpg 720w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6956-Small-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/p>\n<p><strong>EZ Link Card vs Singapore Tourist Pass (STP)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagaimana kita ketahui bersama bahwasanya Singapura memiliki akses transportasi umum yang sangat aman, nyaman, cepat, dan murce yaitu MRT. Untuk bisa mengakses MRT, tentu saja tidak menggunakan uang tunai. Terdapat dua jenis kartu pembayaran di Singapura yaitu EZ Link Card dan Singapore Tourist Pass (STP). Bedanya apa sih? Jujur gue gak begitu paham tentang STP karena gue selalu memilih EZ Link Card. Yang pasti keduanya bisa digunakan untuk membayar transportasi umum seperti MRT dan bus kota. Tapi kira-kira begini&#8230;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">EZ Link Card memang biasanya digunakan oleh penduduk lokal. <em>Expiry date<\/em>-nya lebih lama yaitu 5 tahun dan kalau udah <em>expired, simply<\/em> tinggal ganti kartunya aja tanpa kehilangan saldo. Bisa dibawa keluar Singapura. Pas pulang ga perlu di <em>redeem<\/em> juga saldonya. Kali-kali ada rencana ke Singapura lagi dalam waktu dekat hingga 5 tahun mendatang, bisa langsung dipake lagi. Atau bisa dipinjemin juga ke sanak saudara dan handai taulan lain yang mau plesir ke Singapura. Harga EZ Link Card SGD 12 (SGD 5 untuk kartunya+saldo SGD 7). Bisa dibeli di loket yang ada di <em>exit<\/em> MRT Changi Airport (arah T2) atau di Seven Eleven dengan harga yang sama. Harga kartunya yang SGD 5 itu gak bisa di-<em>refund<\/em> ya. Tapi gak masalah sih, SGD 5 untuk 5 tahun, menurut gue gak rugi sama sekali. Untuk isi ulang saldonya tinggal pake kiosk yang tersedia di seluruh stasiun MRT dengan minimal top up SGD 10. <em>Self service<\/em> ya. Diikutin aja <em>steps<\/em>-nya, niscaya itu mudah. Plusnya EZ Link Card, dia juga bisa dipake buat <em>private transportation<\/em> seperti taksi bahkan untuk belanja (<em>vending machine<\/em>, mustafa, dan lainnya).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, STP adalah kartu yang bener-bener buat turis. Lokasi belinya sama dengan beli EZ Link Card. Tapi kalau STP udah langsung kepaket di 1 hari (SGD 10), 2 hari (SGD 16), atau 3 hari (SGD 20). <em>They are fully refundable.<\/em> Pas pulang, kalian bisa <em>redeem<\/em> saldo sekalian mengembalikan kartunya. Bisa sih kalo gak dikembaliin, tapi berarti sisa saldo yang ada di kartu akan hangus. Dan kalau udah beli paketan, misalnya 3 hari, eh kita <em>extend<\/em>, ya berarti beli lagi. Kira-kira begitu.<\/p>\n<div id=\"attachment_399\" style=\"width: 730px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-399\" class=\"wp-image-399 size-full\" src=\"http:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6926-Small.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6926-Small.jpg 720w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6926-Small-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><p id=\"caption-attachment-399\" class=\"wp-caption-text\">EZ Link Card<\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalo gue sih <em>fixed<\/em>, tim EZ Link Card. Lebih <em>simple<\/em> dan tetap lebih menguntungkan menurut gue. <em>Link<\/em> ini mungkin bisa membantu kalian untuk menentukan pilihan hehehehhehe&#8230;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.thebestsingapore.com\/best-travel-guide\/ez-link-card-vs-singapore-tourist-pass-which-is-better-for-tourists\/\">https:\/\/www.thebestsingapore.com\/best-travel-guide\/ez-link-card-vs-singapore-tourist-pass-which-is-better-for-tourists\/<\/a><\/p>\n<p><strong>Sekilas Tentang 5footway.inn Hostel<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Memilih menginap di 5footway.inn merupakan hasil <em>googling<\/em> dan rekomendasi orang. Seperti biasa kalau berkunjung ke Singapura dengan modal ngepas, hostel alias <em>dorm<\/em>, merupakan piihan yang oke. Secara harga hotel lumayan ya bookk&#8230; Lagian kan cuma buat numpang bobok ajaa..<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tiga kali ke Singapura, tiga kali pula gue nginep di hostel yang berbeda. Pertama di The Mitraa Hostel, kemudian di Shophouse Hostel, dan terakhir ini 5footway.inn Hostel. Jika memilih menginap di <em>dorm<\/em>, kita bisa memilih kamar dengan jumlah <em>bed<\/em> sesuai keinginan. Bisa 2 <em>bed<\/em>, 4 <em>bed<\/em>, 6 <em>bed<\/em>, hingga 8 <em>bed<\/em>. Bisa cewek semua, cowok semua, atau campur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Harga per kamar Rp1.095.021\/kamar\/malam. Kalau dibagi berempat jadinya Rp273.755,25\/orang\/malam. Lumayan murah yaaa.. Oiya, kamar mandi di luar ya. Gunakan strategi sebaik mungkin untuk mandi karena pasti bergantian dengan pengunjung dari kamar lain. Sedikit saran, karena di Singapura itu toiletnya kering alias <em>mostly<\/em> gak ada bidet atau <em>jetspray<\/em>, siapin tisu basah kali yaaa&#8230;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk lokasinya, hostel ini super duper strategis. <em>It\u2019s located nearly from<\/em> Chinatown MRT Station. <em>Only about ten steps, seriously<\/em>. Buat yang mau nginep di sini juga, nyari pintu hostelnya harus dengan cermat yaa.. Karena pintunya nyempil di antara kios-kios depannya. Bener-bener cuma pintu doang. Keliatannya kecil, tapi ternyata dalemnya luas.<\/p>\n<div id=\"attachment_407\" style=\"width: 874px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-407\" class=\"wp-image-407 size-full\" src=\"http:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/2019-03-05-1.jpg\" alt=\"\" width=\"864\" height=\"1152\" srcset=\"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/2019-03-05-1.jpg 864w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/2019-03-05-1-225x300.jpg 225w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/2019-03-05-1-768x1024.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 864px) 100vw, 864px\" \/><p id=\"caption-attachment-407\" class=\"wp-caption-text\">Langkah ke 5 menuju 5footwayinn Hostel ahahahaha<\/p><\/div>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-411 size-full\" src=\"http:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6884-Small.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6884-Small.jpg 720w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6884-Small-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-412 size-full\" src=\"http:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6906-Small.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6906-Small.jpg 720w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6906-Small-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-413 size-full\" src=\"http:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6912-Small.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6912-Small.jpg 720w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6912-Small-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sistem <em>check-in<\/em> dan <em>check-out<\/em>-nya pun canggih. Menggunakan kiosk (<em>again<\/em>), kita dituntut untuk berperilaku maju ya karena<em> check-in<\/em> dan <em>check-out<\/em>-nya dilakukan secara mandiri. <em>No receptionist<\/em>.<em> Scan<\/em> paspor sendiri, <em>input<\/em> data sendiri, bikin foto sendiri, sampe <em>keycard<\/em> pun keluar sendiri. Langsung tertera nomor kamar di layar. Kami yang mengaku anak milenial ini, ternyata ndeso juga. Ketika sempat kesulitan, petugas pun akhirnya mendatangi kami. Tapi kami gengsi, bilangnya \u201cCan\u201d alias bisa. Setelah sotoy yang ketiga kalinya, kami akhirnya nyerah karena lupa liat nomor kamarnya di layar, sementara <em>keycard<\/em> udah diambil. Akhirnya teriak \u201c<em>hallo.. help.<\/em>.\u201d. Milenial macam apa kami?<\/p>\n<p><strong>Pengalaman Pake E-Passport<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ihiiiyy bagian menceritakan pengalaman menggunaakan <em>e-passport<\/em> ini sepertinya jadi favorit gue. <em>Well<\/em>, sekitar 6 bulanan lalu, gue dan temen-temen kantor mengganti paspor lama kami dengan <em>e-passport<\/em> alias <em>electronic passport<\/em>. Berdasarkan informasi, keuntungan menggunakan <em>e-passport<\/em> antara lain adalah berlakunya bebas visa di beberapa negara dan kemudahan serta kecepatan saat pemeriksaan imigrasi. Walau pun saat itu belum terpikir mau dipake kemana <em>e-passport<\/em> gue, gue bikin aja sekalian ganti paspor lama yang udah <em>expired<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, pergi ke Singapura ini menjadi pengalaman pertama gue menggunakan <em>e-passport<\/em>. Oiya, karena pada cover depan <em>e-passport<\/em> ini tersemat <em>chip<\/em> yang berisi data kita, jadi menjaganya harus lebih hati-hati ya. <em>E-passport<\/em> ini tidak boleh ditekuk, dilipat, dilubangi, dicelupkan dalam cairan atau dibanting. Tidak boleh juga diletakkan di tempat yang sangat panas atau lembab, di tempat yang langsung terkena cahaya matahari, dan di sekitar area elektromagnetik seperti televisi, <em>microwave<\/em> atau terkena bahan-bahan kimia. <em>So<\/em>, menjaganya harus ekstra hati-hati nih gaessss&#8230;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat mendarat di terminal 4 Changi Airport (FYI, T4 ini terminal paling barunya Changi loh&#8230;), kami langsung dihadapkan dengan pemeriksaan keamanan alias <em>security check<\/em>. Seperti biasa lah ya semua barang bawaan kita akan dipindai melalui mesin x-ray. Setelah melewati <em>security check<\/em>, kami langsung menuju <em>gate<\/em> imigrasi. Nah di sinilah paspor kita akan diperiksa.<\/p>\n<div id=\"attachment_405\" style=\"width: 730px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-405\" class=\"wp-image-405 size-full\" src=\"http:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6983-Small.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6983-Small.jpg 720w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6983-Small-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><p id=\"caption-attachment-405\" class=\"wp-caption-text\">Changi is Destination (Terminal 4)<\/p><\/div>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-406 size-full\" src=\"http:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6974-Small.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6974-Small.jpg 720w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6974-Small-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-404 size-full\" src=\"http:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6981-Small.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6981-Small.jpg 720w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6981-Small-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di <em>gate<\/em> imigrasi ini memang terdiri dari dua <em>gate<\/em>. Yang pertama <em>gate<\/em> \u2018All Passport\u201d, ada petugasnya, dan Automatic Gate tanpa petugas imigrasi. Inilah tempat <em>scan<\/em> paspor bagi pemegang <em>e-passport<\/em>. Namun ternyata gue gak bisa cek imigrasi melalui jalur tersebut. Arrival Automatic Gate hanya untuk Singaporean, Permanent Resident, dan Registered Travellers. <em>E-passport<\/em> turis hanya dapat digunakan saat bertolak kembali dari Singapura alias di <em>departure gate<\/em>. <em>So<\/em>, saat kedatangan ini gue mengantri di jalur \u2018All Passport\u201d bareng sama temen-temen lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yang seru adalah saat pulang. Saat di mana gue mendapat pengalaman menggunakan <em>e-passport<\/em> ini. Di <em>departure immigration check<\/em> juga tersedia dua <em>gate<\/em>. Automatic Gate dan<em> gate<\/em> biasa. Automatic gate adalah <em>gate<\/em> bagi pengguna <em>e-passport<\/em>, dan gue memutuskan untuk mencoba <em>gate<\/em> tersebut. Saat pulang ini gue hanya berdua dengan Utari. Jadi, gue di <em>automatic gate<\/em>, sementara Utari di <em>gate<\/em> biasa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menariknya, di <em>automatic gate<\/em> ini masih banyak petugas yang berjaga dan membantu. Mungkin karena <em>e-passport<\/em> ini belum begitu lama diberlakukan ya jadi masih banyak yang keder hahahahhaha&#8230; Gue, dengan sotoynya, mengambil <em>automatic gate<\/em> yang tanpa petugas. Tapi ternyata memang gampang dan cepet banget bookkk.. Jadi di pintu pertama, kita <em>scan<\/em> halaman depan <em>e-passport<\/em> kita yang ada foto dan data dirinya. Langsung deh di layarnya keluar nama dan foto kita. Kalau udah <em>match<\/em>, pintunya langsung kebuka. Kemudian di pintu kedua, kita <em>scan<\/em> sidik jari jempol. Begitu <em>match<\/em> sama yg di <em>e-passport,<\/em> langsung kebuka juga pintunya. Udah deh, <em>done<\/em>. Gue langsung dadah-dadah sama Utari yang masih antri di <em>gate<\/em> biasa wakakakakakaka&#8230;..<\/p>\n<div id=\"attachment_414\" style=\"width: 730px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-414\" class=\"wp-image-414 size-full\" src=\"http:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6998-Small.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6998-Small.jpg 720w, https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/DSC_6998-Small-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><p id=\"caption-attachment-414\" class=\"wp-caption-text\">Pulang \ud83d\ude42<\/p><\/div>\n<p><em>Well, overall<\/em> perjalanan gue ke Singapura kali ini sangat menyenangkan yaaa&#8230; Sekian dulu <em>sharing<\/em>-nya&#8230; Gue <em>happy<\/em> berat.. <em>Beautiful country with beautiful besties<\/em> \u2665\u2665<\/p>\n<p><em>See you again<\/em>, Singapore!!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hello again, dear Readers!! And hello again, Singapore \ud83d\ude00 Yeaaahh&#8230;. Gue pergi ke Singapura lagi minggu lalu barengan sama Utari, Hanum dan Bintang. Perjalanan kami ke Singapura sudah kami rencanakan sejak Desember 2018. Dan karena kami mencari short gateway ajaa, maka Singapura adalah pilihan yang tepat. Deket, budayanya hampir sama dengan kita, gak pake visa, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[7],"tags":[18,45],"class_list":["post-395","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-travel-story","tag-singapore","tag-travelling"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/395","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=395"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/395\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=395"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=395"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/altamira.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=395"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}